alhamdulillah akhirnya malam ahad itu,18 Juli 2009, bertepatan dengan launching menyongsong Muktamar satu abad Muhammadiyah di stadion mandala krida Yogyakarta, yang dihadiri puluhan ribu jemaah Muhammadiyah, Ketua Umum PP Muhammdiyah didampingi Sri Sultan HB X, Walikota Jogja selaku panitia penerima Muktamar dan ketua PWM, diluncurkanlah televisi lokal milik Muhammdiyah ADiTV.
inilah buah dari ikhtiar panjang sejak puluhan tahun yang lalu, ketika ummat islam bercita-cita memiliki sebuah saluran televisi sendiri.
maka peluncuran TV lokal milik Muhammdiyah ini adalah sebuah tonggak awal yang semoga juga diikuti oleh berbagai televisi milik gerakan dakwah yang lain yang ada di bumi Indonesia ini. bayangkan betapa kita sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, namun belum mempunyai jaringan TV dakwah, padahal dalam era informasi sekarang ini, media massa menduduki tempat yang penting dalam gerakan dakwah. kita tidak bisa lagi menggunkan pola-pola tradisional semata semacam pengajian akbar untuk melakukan gerakan dakwah.
di tengah pertarungan ideologi dan peradaban di dunia ini, posisi media yang berpihak pada ummat Islam memang penting, agar kita juga punya kekuatan untuk menentukan arah masa depan dunia.
jika di dunia arab ada Al Jazeera dan Al arabia, tentu kita berharap ke depan ADiTV dan berbagai televisi milik gerakan dakwah Islam akan muncul menjadi kekuatan media yang cukup disegani khususnya di Indonesia bahkan di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar