hari ini sudah 16 orang yang mengikuti audisi calon menteri kabinet KIB II,
1. Djoko Suyanto (Menko Polhukam)
2. Hatta Rajasa (Menko Perekonomian)
3. Agung Laksono (Menko Kesra)
4. Sudi Silalahi (Mensesneg)
5. Suryadharma Ali
6. Sri Mulyani (Menteri Keuangan)
7. Gamawan Fauzi (Mendagri)
8. Mari Pangestu (Manteri Perdagangan)
9. Jero Wacik (Menbudpar)
10. M Nuh (Mendiknas)
11. Syarif Hasan (Menakertrans/BUMN)
12. Tifatul Sembiring (Menkominfo)
13. Sutanto (Menkum HAM/ESDM)
14. Salim Segaf al Jufrie (Mensos)
15. Muhaimin Iskandar (Menneg PDT)
16. Andi Mallarangeng (Menpora)
dari deretan nama-nama di atas dan prediksi kursi yang akan dijabatnya, maka tampaknya PKS adalah partai yang cukup tertohok dalam posisi di koalisi cikeas ini, bayangkan dalam periode 2004-2009, mereka mampu mendudukkan kader mereka HNW menjadi ketua MPR, yang pada kali ini ternyata mereka dikalahkan dengan kesepakatan belakang layar antara PDIP dan Demokrat, sehingga kursi ketua MPR lepas dari tangan PKS dan kini diduduki oleh TK dari PDIP.
setelah kursi ketua MPR terlepas dari tangan, maka para petinggi PKS mencoba mendekati sby agar mendapatkan kursi menko kesra yang rencananya akan diserahkan pada HNW.
" Tifatul justru memperjuangkan agar Hidayat Nurwahid menjadi Menko Kesra. “Pak Hidayat akan kita carikan posisi yang terhormat. Sebagai Menkokesra bolehlah,” tegas Tifatul. "
namun tampaknya harapan dan usaha dari PKS itu juga mengalami kegagalan, karena tampaknya kursi menko kesra justru akan diberikan oleh sby pada tokoh Golkar, AL, yang pada pemilihan presiden yang baru lalu, seperti kita tahu Golkar bukan lah bagian dari koalisi cikeas.
maka tampaknya memang PKS betul-betul bakalan gigit jari kali ini, karena dalam koalisi cikeas, awalnya mereka adalah peraih kursi terbanyak kedua setelah Demokrat, sehingga mereka selalu menuntut untuk mendapat yang lebih dari anggota koalisi yang lain, namun seiring masuknya Golkar dalam barisan koalisi, tampaknya keinginan dan tuntutan dari PKS itu akan tidak kesampaian, terbukti kursi ketua MPR sudah terlepas dari tangan mereka, kini kursi menko kesra yang mereka gadang-gadang untuk HNW pun bakalan lepas dari tangan mereka.
" Dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dipastikan ada empat kursi menteri. Jatah empat kursi menteri tersebut, ternyata sudah tertuang dalam kontrak politik PKS dengan SBY saat maju dalam Pilpres mendatang. Jatah empat menteri tersebut antara lain akan ditempati oleh Presiden PKS Tifatul Sembiring sebagai Menkominfo, mantan Presiden PKS Hidayat Nurwahid yang akan diplot menjadi Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra)."
maka jika gembar-gembor bahwa mereka bakal dapat 4 kursi yang kita dengar sebelum ini ternyata juga tidak terbukti, kita tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh PKS, akankah mereka ngambek dan keluar dari koalisi?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar