Sabtu, 05 Desember 2009

kita dorong duet Drajad Wibowo-Hanafi Rais



jelang kongres PAN bulan januari 2010 mendatang, tampaknya peta perebutan kursi ketua umum hanya akan diperebutkan oleh dua orang saja, yaitu Hatta Rajasa dan Drajad Wibowo.

sampai saat ini memang kekuatan masih tampak condong pada Hatta Rajasa, mayoritas DPW disebut-sebut mendukung Hatta Rajasa sebagai calon yang paling tepat untuk menduduki kursi ketua umum yang akan ditinggalkan oleh Sutrisno Bachir yang tidak akan mencalonkan kembali sebagai calon ketua umum dalam kongres mendatang.

di satu sisi, Hatta Rajasa adalah salah satu pendiri PAN yang dikenal dekat dengan Amien Rais, tokoh sentral PAN, namun di sisi yang lain, kedekatan Hatta rajasa dengan SBY menimbulkan kekhawatiran bahwa PAN hanya akan menjadi bayang-bayang demokrat jika PAN dipimpin oleh Hatta Rajasa.

di lain soal, saat ini posisi Hatta Rajasa adalah seorang menteri koordinator yang tentu membutuhkan waktu dan pemikiran yang lebih untuk mengemban tugas yang tidak ringan itu, nah bagaimana nanti jika telah terpilih menjadi ketua umum PAN, apakah sanggup dia membagi waktu antara tugas sebagai menteri dan tugas sebagai ketua umum partai.

Drajad Wibowo adalah seorang kader yang berbasis ekonom yang juga dikenal dekat dengan Amien Rais, selain dikenal vokal, ia juga dikenal tidak pernah berseberangan sikap politik dengan Amien Rais, ini tentu menjadi modal awal baginya untuk maju ke pencalonan ketua umum.

di tambah lagi isu kasus century yang mau tidak mau mengarah ke istana dan demokrat tentu akan membuat banyak pihak di tubuh PAN khawatir jika dipimpin oleh Hatta Rajasa yang dikenal sangat dekat dengan SBY dan kadang nyaris menajdi representasi istana itu.

dan lagi berkaca pada pengalaman Golkar dalam pemilu lalu yang terpuruk, karena apapun hal baik yang dikerjakan oleh pemerintah pasti akan dicitrakan sebagai kerja dari demokrat, maka jika lima tahun ke depan pemerintah berjalan dengan baik, maka yang akan mendapat keuntungan politik hanyalah demokrat saja, tapi sebaliknya jika kerja pemerintah buruk, maka semua partai pendukung pemerintah akan ikut getahnya, termasuk PAN.

oleh karena itulah, kita memerlukan sosok yang bisa menjaga jarak dengan kekuasaan dan punya track record bersih dan reformis untuk membawa PAN berjaya di tahun 2014, dan sosok itu ada pada Drajad Wibowo.

apalagi jika kemudian sosok Sekjen yang nanti terpilih juga adalah sosok yang tidak menduduki posisi publik seperti menteri ataupun anggota dewan, sehingga akan mampu mencurahkan waktunya bagi partai seutuhnya. dan sosok itu ada pada Hanafi Rais, anak sulung Amien Rais, seorang sosok intelektual muda yang sederhana yang tentu akan menjadi darah segar bagi kebesaran PAN.

mari kita kembalikan jatidiri PAN yang reformis dan merakyat dengan duet Drajad Wibowo dan Hanafi Rais.

1 komentar: