assalamu ‘alaikum wr wb
alhamdulillah jadi ketagihan nulis nih, he5
kalau kita perhatikan sejak satu tahun yang lalu, kampanye yang digembar gemborkan oleh sby adalah pemberantasan korupsi.
aneh ya padahal pemberantasan korupsi adalah domain dari pihak yudikatif, bukan domain dari eksekutif.
tapi herannya yang digembar gemborkan seperti itu, ditelan mentah2 aja ama masyarakat kita, sehingga tak heran masyarakat menjadi meuji muji keberhasilan sby dalam memberantas korupsi, padahal benarkah hal itu?
kalo kita cermati yang berhasil menyeret para koruptor dalam beberapa tahun terakhir adalah KPK, yang dipilih oleh anggota DPR, jadi kalau ada keberhasilan dari KPK, tentu itu bukan keberhasilan dari sby to?
sekarang kita liat penjabat yang dibawah komando sby yang berkaitan dengan pemberantasan hukum, yaitu kejaksaan, karena jaksa agung dipilih oleh presiden, ada 2 jaksa agung di masa sby, yaitu abdurahman saleh dan penggantinya hendarman supanji.
dan kita tahu bagaimana kinerja kejaksaan di bawah mereka berdua. nol besar. dan bahkan skandal yang menghebohkan silih berganti di kejaksaan agung
jadi alih-alih menyukseskan pemberantasan korupsi, kejaksaan dibawah sby, malah disibukkan dengan berbagai kebobrokan yang melingkupinya.
jadi dari dua hal itu, siapa yang sesungguhnya yang bekerja dalam pemberantasan korupsi, semua harus jujur mengakui kepada publik, bahwa yang berhasil adalah KPK pilihan DPR (semoga kasus antasari segera tuntas dan dituntaskan). bukan sby!!!
bisa juga dibaca di public.kompasiana.com/2009/06/07/sby-memberantas-korupsi/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar